Agen Casino Online Terpercaya
Showing posts with label Debat Cagub DKI. Show all posts
Showing posts with label Debat Cagub DKI. Show all posts

Wednesday, May 17, 2017

Rampokan Rp 5 M Tak Dibagi, Perampok ini Diculik Teman Sendiri


SNU - Seorang perangkat desa di Batang, Jateng, ditangkap polisi karena menjadi otak penculikan. Bukan main-main, yang diculik adalah seorang rampok. Motif di belakang aksinya adalah kecewa karena hasil aksi sebuah perampokan di Jakarta tidak dibagi rata.

TR (29 tahun) adalah seorang perangkat desa di Kecamatan Bawang, Batang, Jateng. Dia bersama 7 orang temannya melakukan aksi penculikan dengan menyergap LY (32 tahun) warga Desa Pasukan, Kecamatan Bawang, Batang. TR bertindak sebagai perencana atau otak dari aksi tersebut.

TR mendapat informasi dari Ali, bahwa dia dan LY pernah melakukan aksi perampokan di Jakarta yang mendapatkan hasil rampokan senilai Rp 7 miliar. Namun LY enggan berbagi. Semua hasil kejatahan itu dikuasai sendiri.

Selanjutnya mereka berencana memaksa LY untuk membagi hasil rampokan. Jalan yang dipilih adalah menyergap LY di jalan seolah-olah ditangkap oleh aparat. Ada yang berpura-pura menjadi polisi, ada pula yang bertugas menghubungi keluarga LY. Semua diatur oleh TR.

"Mereka melakukan penculikan dengan menodongkan senjata api palsu. Setelah itu meminta uang tebusan kepada keluarga korban sebanyak 300 juta. Para pelaku akan dijerat Pasal 328 dan 368 Jo 55 KUHP ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara " kata Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono, Rabu (17/5/2017).

Dari 8 tersangka, 6 orang diantaranya telah tertangkap, sedangkan 2 pelaku lainnya masih dalam pengejaran, termasuk Ali. Selain mengamankan para pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti senilai Rp 150 juta berupa perhiasan, kendaraan roda dua dan empat.

"Saya disuruh oleh Pak TR menjadi menyamar polisi. Saya mendapat bagian uang Rp 30 juta, sekarang sudah habis untuk bayar hutang," jelas Js, salah satu pelaku yang tertangkap.

Friday, February 17, 2017

Sambangi Rumah Boy Sadikin, PPP Dukung Anies-Sandi ?

Sambangi Rumah Boy Sadikin, PPP Dukung Anies-Sandi ?


SBB -  Pimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta hari ini menyambangi kediaman Ketua Relawan Anies Sandi, Boy Sadikin. Kehadiran Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta Ichwan Jayadi mengisyaratkan adanya koalisi mendukung Paslon nomor urut 3 ini.

"Kami masih penjajakan. Kami harapkan penjajakan lebih matang dalam 1-2 hari. Makanya, dalam rentan waktu itu, kami terus berdiskusi," kata Ichwan di Rumah Boy Sadikin, Jalan Borobudur No 2, Jakarta Pusat, Jumat (17/2). 

Boy pun menyambut dengan tangan terbuka kehadiran PPP yang ingin melakukan penjajakan dengan tim pemenangan Anies Sandi. Putra dari Ali Sadikin ini selalu membuka pintu kepada siapa saja yang mau memenangkan pasangan Anies-Sandi. 

"Karena kami meyakini, perubahan Jakarta tidak bisa dilakukan orang per orang. Tapi, butuh barisan jemaah yang kokoh," kata Boy.

Terpisah, Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengaku bersyukur dan mengapresiasi adanya sinyal merapatkan diri dari PPP. Menurutnya, bila nanti akhirnya diputuskan akan bergabung dengan Partai Gerindra dan PKS maka hal itu bukanlah semua dukungan. Tetapi juga dukungan pada perubahan untuk Jakarta. 

"Karena memang yang menginginkan pergantian itu banyak jumlahnya. Walaupun kemarin lewat 2 calon dukungannya tapi sekarang 1 calon," ungkap Anies saat ditemui di Jakarta Timur. 

Anies pun mengaku timnya telah menjalin komunikasi dengan 4 partai pendukung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Kepada PKB, PPP, PAN dan Demokrat Anies mengklaim telah terjadi komunikasi.

"Pembicaraan sudah. Final keputusan dan lain-lain belum, pembicaraan sudah dimulai. Bahkan kemarin ada pembicaraan yang cukup panjang juga," ujar Anies. 

Anies pun mengaku tak ada pesan khusus dari keempat partai kubu Cikeas padanya. 

"Enggak ada (pesan) yang khusus. Yang penting mereka mengharapkan ada perubahan di Jakarta, program yang dijalankan pro rakyat," tutup Anies.

Real Count KPU 100 Persen : Agus 17.05%, Ahok 42.91% & Anies 40.05%

Real Count KPU 100 Persen : Agus 17.05%, Ahok 42.91% & Anies 40.05%


SBB - Perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pilgub DKI 2017 berdasarkan form C1 sudah mencapai 100 persen dari 13.023 TPS di seluruh Jakarta. Hasilnya, pasangan Basuki T Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat unggul dengan perolehan 2.357.587 suara atau 42.91 persen. 

Sementara di posisi kedua, pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno meraih 2.200.636 suara atau 40.05 persen. Sedangkan pasangan Agus Yudhoyono- Sylviana Murni berada di posisi buncit, dengan perolehan 936.609 suara atau 17.05 persen.

"Portal ini dibuat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengetahui hasil Pilkada Serentak 15 Februari 2017 di seluruh wilayah yang menyelenggarakan Pilkada dengan lebih cepat dan akurat," tulis KPU di situs kpu.go.id dikutip merdeka.com, Jumat 17 Februari 2017.

"Data hasil Pilkada berdasarkan entry data Model C1 merupakan hasil sementara dan bukan hasil final. Jika terdapat kesalahan dalam Model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi ditingkat atasnya."

KPU juga membagi hasil hitung form C1 ini berdasarkan wilayah. Dari sini, hanya tinggal Jakarta Timur yang belum 100 persen selesai penghitungan. KPU merilis, suara sah dalam Pilgub DKI 2017 yakni 5.459.059. Sementara yang tidak sah 69.158. Total suara sah adalah 5.519.225.

Wednesday, February 15, 2017

Sebelum Berangkat Nyoblos, Anies Shalat Sunah Duha 2 Rakaat



SBB - Calon Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan berangkat menuju Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) untuk melakukan pencoblosan Pilgub DKI 2017 bersama istri Fery Farhati Ganis dan putrinya Mutiara Annisa Baswedan. Dia terlebih dahulu menunaikan ibadah shalat sunah duha.

Anies menunaikan shalat duha di musala rumahnya di Jalan Lebak Bulus II No. 42, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu 15 Februari 2017. Usai Shalat dua rakaat dia tampak khusuk memanjatkan doa.


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kemudian makan pagi bersama keluarga dan ibu kandungnya. Sarapan pagi Anies kali ini dengan menu nasi liwet.

Usai makan pagi, Anies kemudian sungkem ke ibu kandungnya untuk berangkat ke tempat pencoblosan. Sebelumnya dia juga sempat berfoto selfie bersama keluarga.

"Ini ada nasi liwet ini sarapan paginya," ujar Anies Kepada wartawan.

Pukul 08.45 WIB, Anies bersama keluarga yang akan mencoblos kemudian berjalan menuju TPS 28 di Jalan Haji Nasiin Rt 006 Rw 04 Kelurahan Cilandat Barat, Jakarta Selatan.

Demokrat Sebut Tim Anies


SBB - Agus Harimurti Yudhoyono legawa menerima kekalahan di Pilkada DKI Jakarta. Partai Demokrat ( PD ) sebagai pengusung Agus-Sylviana Murni, mengaku sudah dihubungi untuk penjajakan koalisi dari tim pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Iya. Artinya komunikasi kita buka kan tadi," ujar Ketua DPD PD DKI, Nachrowi Ramli di Posko Pemenangan Agus-Sylvi, Wisma Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu 15 Februari 2017 malam.

Meski mengaku sudah mendapat tawaran penjajakan berkoalisi, Nachrowi menyebut pihaknya belum bertemu dengan kubu Anies. PD juga mengaku belum memberi keputusan akan berlabuh ke pasangan calon mana setelah Agus tersingkir dari Pilkada.

"Belum. Cuma tadi kita artinya apa sih kira-kira visi misinya sejalan nggak sih," ujar pria yang akrab disapa Nara itu.

Demokrat mengaku akan melakukan evaluasi dan pembicaraan terlebih dahulu mengenai pilihan mereka ke depan. Nara menyebut peluang berkoalisi dengan pasangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok )-Djarot Saiful Hidayat atau koalisi dengan Anies-Sandiaga Uno, masih sama.

"Itu yang belum terbicarakan, kita masih akan melakukan komunikasi politik dulu, kan kalau kita berkoalisi dari salah satu dari dua pasang calon ini, itu kan juga harus lengkap. Yang penting visi misinya itu harus sejalan," Jawab Nara.

Dalam menentukan arah koalisi ke depan, Nara mengaku perlu membicarakan juga bersama 3 partai lain pengusung Agus. Tiga partai tersebut adalah PKB, PAN, dan PPP.

"Kita lihat lagi visi misinya kalau memang sejalan. Dua-duanya kita pelajari. Kami kan ga sendiri, kami kan 3 partai," kata Nara.

Soal kemungkinan Demokrat tidak mendukung dua pasangan calon yang maju ke putaran kedua, Nara menjawab diplomatis.

"Jangan berandai-andai, tapi kedua-duanya visi misinya kita pelajari,"tuturnya.

Tuesday, February 14, 2017

5 Jawaban Santai ala Ahok saat diserang paslon lain, menohok banget


SBB - Pada Jumat 10 Februari 2017 lalu ketiga paslon Cagub-Cawagub DKI Jakarta menyampaikan argumennya dalam Debat Terakhir Pilkada DKI. Debat terakhir ini juga menandai usainya masa kampanye Pilkada DKI dan memasuki masa tenang jelang pemilihan 15 Februari mendatang.

Bertempat di ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, debat final tersebut mengusung tema 'Perlindungan wanita dan anak serta pemberantasan narkoba'.

Pertanyaan demi pertanyaan pun dilontarkan kepada ketiga paslon oleh panelis. Masing-masing pasangan Pilgub DKI juga tak kalah mempertanyakan paslon lain terkait program kampanye dan permasalahan yang sedang dibicarakan.

Selain pasangan Pilgub DKI nomor urut 1 Agus Yudhoyono-Sylviana Murni dan pasangan Pilgub DKI nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno, pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat tak kalah menarik perhatian penonton.

Terlebih saat Ahok dan Djarot menyampaikan argumen yang seakan menyindir paslon lain. Jawaban yang ia berikan seolah membuat ketiga paslon 'memanas' bahkan mati kutu.

Lantas jawaban dan argumen seperti apa yang Ahok berikan kepada kedua paslon Cagub-Cawagub DKI Jakarta lainnya? Berikut ini brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (11/2), lima serangan balik Ahok yang bikin paslon lain mati kutu.

 Ahok menyebut Agus dan Anies seperti om dan tante yang datang ke rumah dan merusak aturan.

Selama ini saat memimpin Jakarta, Ahok mengibaratkan dirinya seperti orangtua yang selalu menegakkan aturan. Kalau ada yang salah akan kena teguran atau sanksi. Namun saat kampanye, tiba-tiba ada kandidat lain datang dan menjanjikan ini dan itu. Padahal secara aturan sulit dipenuhi.

"Ibarat om tante, datang ke rumah. Lalu semua diboleh-bolehin. Mau dikasih Rp 1 M, dikasih rumah murah. Jangan karena mau jadi gubernur. Om sama tante, mengubah aturan yang dibuat orangtua," sindir Ahok.

Ahok menjawab santai saat Sylvi menuding dirinya tidak pro terhadap perempuan.

Mantan Bupati Belitung Timur ini merasa bingung mengapa Sylvi menganggap dirinya menjadi sosok yang tidak mendukung program perempuan. Pasalnya selama masa kampanye Ahok terus mendapatkan sambutan baik dari ibu-ibu dan perempuan.

"Saya dibilang orang kalau saya menyerang perempuan, dia (Sylvi) bilang kaum perempuan, buktinya kaum perempuan seneng foto-foto sama saya," katanya.

Ahok serang balik Sylvi terkait komitmen Pemprov DKI pada penyandang disabilitas.

Sylvi meminta bukti konkret ada atau tidak penyandang disabilitas yang bekerja di Balaikota. Ahok pun geleng-geleng mendengar sindiran Sylvi. Dia balik menyerang mantan walikota Jakarta Pusat itu.

"Tidak ada PNS disabilitas? Astaga Bu Silvi kemana saja? Asal tahu saja Ibu Sylvi ini enggak mau kenal sama PNS yang golongan rendah makanya dia enggak tahu ada penyandang disabilitas di Pemda," jawab Ahok.

Ahok tertawa saat Sylvi menyinggung dirinya pernah memaki perempuan di depan umum.

"Bagaimana gubernur menurunkan tingkat kekerasan perempuan padahal gubernur lakukan kekerasan verbal?" tanya Sylvi.

Ahok menyayangkan pasangan nomor urut satu tak bertanya soal program dan mendengar pertanyaan itu pun tertawa.

"Ini terus fitnah dipakai tak program lucu juga. Saya menyadari LSM di Jakarta banyak kenapa kekerasan di DKI, KDRT tinggi karena berani melapor. Makanya saya dulu izin ingin membangun apartemen di tanah polisi dan TNI. Karena kami ingin menumpang buat titip korban kekerasan," kata Ahok.

Ahok ke Anies: Kalau mau pulangin saya boleh lah, tunggu lebaran beliin tiket.

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan mengajak warga untuk sama-sama menyelamatkan Jakarta dari kepemimpinan Pemprov DKI saat ini. Apalagi, kata Anies, saat ini nilai rapor kinerja Pemprov DKI Jakarta merah.

"Dengan rapor merah itu kita ganti saja. Jadi beliau (petahana) kita siapkan untuk kembali ke kampung halaman, dan Jakarta dibebaskan dari kotak-kotak," tutup Anies

Basuki Tjahaja Purnama hanya tertawa saat mengetahui pesaingnya Anies Baswedan ingin mempersiapkannya untuk pulang ke kampung halaman.

Ahok mengatakan bahwa semenjak awal dirinya telah memiliki KTP DKI bukan Bangka Belitung Timur sehingga banyak orang yang keliru jika dirinya besar di Belitung, padahal sebenarnya tumbuh di Jakarta.

"Cuma saya memang lahir di Belitung benar. Kalau mau pulangin saya boleh lah, tunggu lebaran beliin tiket boleh lah. Egh tapi nanti dikira gratifikasi lagi," kelakarnya.

Sunday, February 12, 2017

Asal Usul 2 Truk Brosur Kampanye Hitam terhadap Anies - Sandi

Asal Usul 2 Truk Brosur Kampanye Hitam terhadap Anies - Sandi


SBB - Petugas Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslu) Kota Administrasi Jakarta Barat berhasil mengamankan brosur yang berisi kampanye hitam terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor 3, Anies Baswedan – Sandiaga Uno di sebuah rumah kontrakan di Jalan Asem, Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 Februari 2017. Jumlah brosur itu pun tak tanggung-tanggung, dua truk.
 
Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi mengatakan, informasi tersebut berawal dari laporan masyarakat dan temuan dari pengawas TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada Kamis sore adanya brosur fitnah yang disebar ke halaman rumah warga, di kawasan Duri Kepa.

Setelah itu, petugas pengawas TPS dan Kecamatan bersama warga melakukan pengecekan ke rumah kontrakan yang menjadi tempat penyimpanan brosur itu pada Jumat malam. Hasilnya, petugas bersama masyarakat menemukan tumpukan brosur yang dibungkus dengan kertas plano ditemukan di rumah kontrakan yang disewa oleh terduga pelaku, Novi alias Edo.

"Dalam kasus ini ada laporan. Dan informasi ini sebetulnya hari Kamis dari beberapa pengawas TPS, ada beberapa brosur yang berserakan, awalnya begitu," kata Puadi saat ditemui di kantor Panwaslu Jakarta Barat, Minggu, 12 Februari 2017.

Setelah Itu, petugas Panwaslu bersama petugas gabungan langsung melakukan penyitaan barang bukti berupa brosur dan membawanya ke kantor Panwalus Jakarta Barat pada Sabtu pagi kemarin.

Puadi mengaku tak menyangka jika jumlahnya sangat banyak. Bahkan untuk membawa brosur itu ke kantor Panwaslu Jakarta Barat, truk harus dua kali bolak balik. "Kami tidak bisa membayangkan dibawa ke sini 2 truk," katanya.

"Kita tidak bisa menjustifikasi orang yang menyebarkan atas nama Pak Novi ini muatannya apa. Pak Novi alias Edo," ucapnya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pihaknya akan memanggil terduga pelaku Novi alias Edo pada Senin, 13 Februari 2017, ke kantor Panwaslu Jakarta Barat untuk diminta keterangannya. Selain itu juga akan memeriksa keterangan dari petugas Pengawas TPS dan juga pelapor.

"Banyak yang kami minta klarifikasi nanti hari Senin. Klarifikasi bersama sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu). Di Jakarta Barat ada Gakkumdu bersama kepolisian dan kejaksaan, apakah dalam hal black campaign ini ada pelanggaran, ada indikasi pelanggaran pidana atau tidak. kalau mengacu pada Undang-undang nomor 10 tahun 2016," ucapnya.

Thursday, February 9, 2017

Bawaslu Sayangkan Jika Pilkada Serentak Hanya Bertemu di DKI Saja


SBB - Pilkada serentak 15 Februari mendatang dinilai hanya bertumpu pada Pilkada DKI Jakarta. Anggota tim asistensi Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ), Abdul Ghofur menyayangkan hal tersebut.

Padahal menurut Ghofur ada beberapa daerah yang menarik untuk diperhatikan mulai dari menurunnya tingkat kekerasan dalam Pilkada, seperti yang terjadi di Aceh, Papua, Papua Barat.

"Saya kira ini isu menarik untuk didiskusikan. Saya berharap, daerah-daerah di Aceh, Papua, dan Papua Barat mendapatkan perhatian dari sisi konfil," kata Ghofur di kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis 9 Februari 2017.

Menurutnya tingkat kekerasan Pilkada di tahun ini meningkat lantaran beberapa waktu lalu mendapat laporan adanya penembakan mobil terhadap satu kandidat calon kepala daerah di Aceh yang diduga dilakukan oleh lawan pasangan calon lainnya.

"Sempat terjadi penembakan terhadap mobil pasangan calon tertentu dan diduga dilakukan oleh pasangan calon tertentu juga,"

Senebtara di Tolikara, Papua, Ghofur mengatakan 29 orang meninggal saat Pilkada tahun 2012 lalu. Tewasnya 29 orang itu setelah didahului perang antar pendukung pasangan calon.

"Antar pasangan calon pendukung perang gitu dan ini menurut catatan kami ada rivalitas antara pasangan dua calon." ungkapny.

Sunday, February 5, 2017

Agus Yudhoyono Bantah Kumpulkan RT dan RW di Sentul


SBB - Minggu (5/1/2017) siang, sebelum menggelar Basket Bersama AHY di Gor Pertamina, Jakarta Selatan,  Agus Yudhoyono menghadiri acara internal terlebih dulu.

Namun ia membantah kalau pertemuan tersebut dihadiri para ketua RT dan RW.

Agus menjelaskan RT RW yang dimaksud itu adalah singkatan dari nama forum komunikasi Rakyat Tangguh Republik Wibawa

"Ya, singkatan nya tau? Forum RT RW itu apa? Itu adalah forum komunikasi ya. Rakyat Tangguh Republik Wibawa," ucap Agus Yudhoyono di Gor Pertamina, Jakarta Selatan, Minggu (5/2/2017).

Pasangan calon gubernur Sylviana Murni menambahkan kalau sepuluh ribu orang yang hadir di acara yang diselenggarakan di kawasan Sentul itu adalah relawan dan simpatisan.

"Intinya adalalah mereka juga menjadi relawan dan simpatisan Agus-Sylvi. Ada 10ribu tadi kota kumpulkan di Sentul," ucap Agus Yudhoyono.

Rencananya Forum Komunikasi RT RW itu akan diadakan lagi sebelum waktu kampanye usai.
"Dan nanti akan ada lagi tunggu saja kejutan lainnya," lanjut Agus Yudhoyono.

Wednesday, February 1, 2017

Agus Yudhoyono : Saya Tak Pernah Ajak Pak SBY Turun ke Lapangan


SBB - Calon gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono kembali bicara soal kemungkinan Ketum PD Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk ikut mengampanyekannya. Agus mengaku menyerahkan keputusan itu kepada yang bersangkutan.

"Pak SBY (ikut gerilya)? Saya menyerahkan itu semua kepada Pak SBY," ucap Agus di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu 1 Februari 2017.

Hal tersebut dijelaskan Agus saat ditanya wartawan soal kemungkinan SBY yang juga ayahya 'turun gunung' mengampanyekannya. Seperti diketahui, Ketum Gerindra Prabowo Subianto sudah turun mengampanyekan pasangan Anies-Sandi. Bahkan cawagub nomor 2 Djarot Saiful Hidayat menyebut Megawati Soekarnoputri diagendakan akan berkampanye.

Meski demikian, Agus mengaku tidak pernah mengajak SBY untuk turun ke lapangan. Dia akan menghargai apapun keputusan yang diambil SBY, apakah akan ikut gerilya atau tidak.

"Saya tidak pernah mengajak beliau untuk turun ke lapangan. Saya sangat menghargai segala sikap pandangan politik beliau tapi tentunya kami setiap saat berkomunikasi," paparnya.

Kembali, Agus menegaskan kehadiran SBY di lapangan bukan sebuah perkara baginya. SBY dianggap Agus selalu menemani dirinya gerilya dari dalam hati.

"Bagi saya sekali lagi bukan urusan (SBY) hadir di lapangan atau tidak, secara fisik di lapangan atau tidak tapi kehadiran beliau sebagai mentor saya. Setiap saat (SBY) memberikan masukan-masukan, bertukar pikiran dan yang paling penting doanya dong, pastinya begitu," tutupnya.

Friday, January 27, 2017

Anies Singgung Soal IPM, Ahok : DKI Dapat 4 Penghargaan Bappenas


SBB - Cagub DKI nomor urut 3 Anies Baswedan 'menyerang' cagub DKI nomor urut 2 Basuki T Purnama (Ahok) saat debat kandidat cagub-cawagub DKI terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta. Ahok melakukan pembelaan soal IPM yang selalu dia 'banggakan'. Ahok mengatakan IPM Jakarta sudah menghasilkan empat penghargaan dari Bappenas.

"Faktanya kan DKI menerima empat penghargaan dari Bappenas. Dari perencanaan terbaik, inovatif, termasuk pencapaian Mininum Development Goal. Itu yang penting," kata Ahok seusai debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat, 27 Januari 2017.

"Ya sudahlah debat kan bisa saja bangun opini. Kalau beliau bangun opini, saya nggak mau terlalu bingungin lagi lah," lanjutnya.

Cagub petahana tersebut juga mengatakan bahwa untuk menaikkan IPM Jakarta merupakan pekerjaan sulit. Alasannya karena orang terus berdatangan ke Jakarta. Ahok juga menyarankan masyarakat untuk melihat apa saja yang sudah dikerjakannya bersama cawagub Djarot Saiful Hidayat di dunia maya.

"Justru Jakarta lebih susah, karena orang miskin kan datang terus. Saya kira masyarakat cerdas kok bisa cari di media sosial di Google. Semua data yang kami bicarakan bisa dilihat dengan baik," tuturnya.

Sebelumnya, pada saat debat berlangsung Anies mengatakan bahwa tingginya IPM di Jakarta bukanlah hal yang aneh. Karena Jakarta adalah ibu kota negara. 

"Yang selalu dibanggakan Indeks Pembangunan Manusia, IPM. Ya nggak aneh, karena Jakarta ibu kota. Yang aneh adalah pertumbuhannya paling lambat. Yang penting itu tumbuh atau tidak," kata Anies.

Anies lantas mengkritik pernyataan Ahok yang menyatakan reklamasi merupakan 'warisan' era Pak Harto. Menurut Anies, tidak semua hal di masa lalu harus dilanjutkan.

"Kalau bicara masa lalu, korupsi kan dari masa lalu. Apa semua masa lalu harus diteruskan," kata Anies

Posted By -Cmg

Kocak !!! Inilah Meme Ahok Pisahkan Sylvi dan Anies


SBB - Gaya kocak Basuki Cahaya Purnama (Ahok) saat memisahkan interaksi antara Sylviana Murni dan Anies Baswedan saat debat Calon Gubernur (Cagub) DKI menarik perhatian netizen, yang dengan kreatif menyulapnya menjadi meme.

Gaya Ahok yang merentangkan kedua tangannya untuk memisahkan Sylvi dan Anies itu disamakan dengan gaya Chris Pratt di film Jurassic World saat menjinakkan kawanan Velociraptor.

Ada juga yang menyelipkan gambar Ahok yang sedang merentangkan tangannya itu ke poster film La La Land. Dalam gambar tersebut, Ahok seperti sedang menari bersama Ryan Gosling dan Emma Stone, dua pemeran utama film tersebut.

Gaya kocak ahok ini muncul setelah cawagub DKI nomor urut 1 Sylviana Murni akan menyampaikan pertanyaan kepada paslon nomor 3. Saat itu di Bhirawa Hall Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017), Sylvi berbicara soal RT RW. Sylvi rencananya akan bertanya kepada Anies. 

"Ternyata 98 persen dari seribu tersebut keterlibatan masyarakat terhadap penyusunan RT RW ini tidak dilibatkan. berarti masyarakat tidak terlibat tentang renana tata ruang wilayah tersebut. Bahkan ada Pergub tentang tata ruang," kata Sylvi. 

Saat tengah menyampaikan pandangannya, waktu untuk menyampaikan pertanyaan habis. Lantas, moderator Tina Talisa menyetop Sylvi. "Waktu habis, paslon 1 waktu habis," ujar Tina. Anies lantas tampak tertawa. Kemudian dia menghampiri Sylvi untuk mendengar kelanjutan pertanyaan Sylvi.

Pasangan calon nomor 2 Ahok-Djarot tak tinggal diam. Djarot berdiri untuk menghentikan interaksi keduanya. Gaya lain ditunjukkan Ahok. Dengan sigap, dia merentangkan kedua tangannya untuk memisahkan Anies dan Sylvi.

Suasana yang semestinya kondusif menjadi riuh. Tawa dari pendukung nomor 2 dan 3 mendominasi di ruangan. 


Posted By -Cmg

Polisi Halau Pendukung Paslon Yang Halangi Jalan Usai Debat


SBB - Debat ronde kedua cagub-cawagub DKI Jakarta berakhir. Massa pendukung masing-masing pasangan calon (Paslon) mulai bergerak meninggalkan lokasi.

Pantauan detikcom, di hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat, 27 Januari 2017 massa pendukung mulai meninggalkan lokasi pukul 22.30 WIB. Polisi terus mengimbau massa pendukung untuk membubarkan diri.

"Sudah tahu di sini hotel, banyak pengunjung. Saya harap semuanya tenang, tidak ada yang menggunakan alat, tidak ada yang menghalangi jalan, silakan bubar," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan di lokasi.

Kerumunan massa yang masih di lokasi memenuhi jalan dan sempat menutup akses keluar kendaraan. Meski sudah membentuk pagar betis polisi masih kewalahan mengatur massa pendukung yang masih berkerumun di lokasi.

"Saudara ribut yang lain mengganggu atau kami menggunakan kewenangan kami untuk membubarkan," tegas dia.

Debat kedua ini mengangkat tema 'Reformasi Birokrasi dan Penataan Kawasan Perkotaan' dengan moderator Tina Talisa dan Eko Prasojo. Durasi debat akan diperpanjang, dari yang awalnya 90 menit menjadi 120 menit. Debat kini dimulai pukul 19.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB dan dibagi menjadi enam sesi. 

Posted By -Cmg

Puas Di Debat Kedua, Anies : Prioritas Tersampaikan



SekarangBaruBerita - Cagub DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Rasyid Baswedan merasa puas dengan hasil debat kedua Cagub-Cawagub di Hotel Bidakara malam ini. Program prioritas dari Anies-Sandi tersampaikan semuanya.

"Alhamdulillah kita puas dengan debat malam hari ini, hal-hal yang menjadi prioritas kita, kita bisa sampaikan," ujarnya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat, 27 Januari 2017.

Anies juga merasa puas dengan pertanyaan yang diberikan panelis debat. Seluruh pertanyaan tersebut dapat dijawabnya dengan memaparkan pendekatan yang berbeda.

"Dan pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan juga Alhamdulillah kita bisa memaparkan pendekatan-pendekatan yang berbeda," imbuhnya.

Pelayanan publik paling mendasar bagi warga Jakarta adalah adanya produktifitas warga dengan lapangan kerja dan pendidikan. Hal ini yang dimaksudkannya disampaikan dengan pendekatan berbeda.

"Misalnya soal pelayanan publik, kami memandang pelayanan publik bukan semata-mata soal HP, atau perizinan. Tapi pelayanan publik yang paling mendasar bagi warga Jakarta memastikan setiap keluarga memiliki produktifitas, punya pekerjaan, punya usaha," jelasnya.

Melayani publik dengan baik dikatakan Anies bukan hanya memberi pelayan kepada warga di kantor pemerintahan. Yang terpenting bagi warga Jakarta adalah adalah mendapatkan kesejahteraan dengan.

"Yang kedua adalah pelayanan publik di bidang pendidikan, yang itu menjadi prioritas kita. Jadi melayani publik itu bukan semata-mata menunggu publik hadir di kantor pemerintahan. Tapi memastikan semua warga Jakarta bisa merasakan kesejahteraan, merasakan akses yang adil pada pekerjaan dan pada pendidikan," pungkasnya.

Posted by -Cmg

Gaya Ahok-Djarot 'Pisahkan' Sylvi dan Anies


SekarangBaruBerita - Debat kandidat terus berjalan alot. Ada momen seru saat cawagub DKI nomor urut 1 Sylviana Murni akan menyampaikan pertanyaan kepada paslon nomor 3. Saat itu di Bhirawa Hall Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat, 27 Januari 2017, Sylvi berbicara soal RT RW. Sylvi rencananya akan bertanya kepada Anies. 

"Ternyata 98 persen dari seribu tersebut keterlibatan masyarakat terhadap penyusunan RT RW ini tidak dilibatkan. berarti masyarakat tidak terlibat tentang renana tata ruang wilayah tersebut. Bahkan ada Pergub tentang tata ruang," kata Sylvi.


Saat tengah menyampaikan pandangannya, waktu untuk menyampaikan pertanyaan habis. Lantas, moderator Tina Talisa menyetop Sylvi. "Waktu habis, paslon 1 waktu habis," ujar Tina. Anies lantas tampak tertawa. Kemudian dia menghampiri Sylvi untuk mendengar kelanjutan pertanyaan Sylvi.

Pasangan calon nomor 2 Ahok-Djarot tak tinggal diam. Djarot berdiri untuk menghentikan interaksi keduanya. Gaya lain ditunjukkan Ahok. Dengan sigap, dia merentangkan kedua tangannya untuk memisahkan Anies dan Sylvi.

Suasana yang semestinya kondusif menjadi riuh. Tawa dari pendukung nomor 2 dan 3 mendominasi di ruangan. 

Posted By -Cmg

Friday, January 13, 2017

Momen Kebersamaan 3 Pasangan Calon di Debat Perdana Pilgub DKI Jakarta

Sekarangbaruberita - Debat Pertama Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 sekarang sudah selesai. Tidak hanya adu program, tiga pasangan calon juga memperlihatkan momen kebersamaan.

Debat perdana itu digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatam, Jumat malam kemarin. Tiga pasangan calon tampil dengan mengenakan pakaian khas masing-masing dalam debat yang berlangsung selama dua jam tersebut.

Saat segmen 1 debat kandidat berakhir, ada momen menarik di atas panggung arena pertarungan. Cawagub nomor urut 2, Djarot Syaiful Hidayat, bisik-bisik- dengan cagub nomor urut no 3, Anies Baswedan.

Anies kemudian mendekat. Djarot, yang mengenakan baju kemeja kotak-kotak, seperti membisiki Anies. Ainies pun terlihat tertata di atas panggung.

Tak diketahui apa yang keduanya bicarakan. Sebelumnya, saat acara pengundian nomor urut pasangan cagub-cawagub DKI di JIEXPO, Kemayoran .. hal ini serupa ini pun pernah terjadi.

Usai debat, ketiga paslon bersalaman dan berpelukan hangat. Setelah itu, mereka kompak untuk berfoto selfie.

Cawagub nomor urut 3, Sandiaga Uno memegang smartphone yang digunakan untuk selfie. Lima orang lainnya mendekatkan diri agar dapat terabadikan lensa.

Posted by -Cmg

Debat Cagub DKI : Aghok : Semoga Debat Selanjutnya Lebih Bermutu

Sekarangbaruberita - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) menanggapi soal calon lain usai debat Pilgub malam ini. Dia berharap debat selanjutnya bisa lebih bermutu.

Hal ini disampaikan Ahok karena dia merasa dalam debat kali ini, pasangan lain tidak memberikan koreksi yang tepat terhadap petahana. Ahok menilai pasangan lain membangun opini yang salah.

"Jadi saya harap debat kedua dan ketiga bisa jauh lebih bermutu karena kan debat ini untuk mengkritisi petahana. Kami kan manusia, tentua ada kekurangan, keterlambatan kita lakukan ini kan bukan untuk bersaing", ujar Ahok kepada wartawan usai debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat malam tadi.

Maka dari itu, Ahok menyontohkan program-program yang telah ditunjukkan selama ini. Salah satunya adalah peningkatan penumpang Transjakarta.

"Misalkan sebagai contoh Transjakarta nggak ada yang mau naik, dia nggak lihat Transjakarta naik 32% satu tahun. Tahun 2015-2016 Transjakarta mengangkut 8 juta dan sekarang 11,58 juta", jelas Ahok.

Selain itu, Ahok menepis tudingan bahwa dirinya bersama Djarot Saiful Hidayat tidak pro rakyat miskin. Dia memamerkan program KJP merupakan salah satu contoh bahwa Pemprov DKI saat ini pro-rakyat.

"Lalu kita seolah nggak seneng orang miskin dan pro orang kaya sehingga perbedaan GINI rasio tinggi. Itu kan opini yang salah, kita tanya mau bantu berapa orang miskin ? Dijawab Rp 400ribu sebulan satu keluarga, gimana nentuin orang miskin ? Kamu mau terima Rp 400ribu atau anak anda dapat KJP ? Misalkan SMA Rp 600ribu dikali 3 anak bisa Rp 1,8juta. Bantuan Kami lebih besar, kami pro miskin tapi kamu juga bukan merampok orang kaya, maka kami membantu mereka", tegas Ahok.

Debat Cagub DKI dimulai pada pukul 20.00 WIB dan berjalan selama 6 sesi. Debat perdana ini mengangkat tema pembangunan sosial-ekonomi untuk Jakarta. Ada beberapa isu utama, diantaranya seputar sosial-ekonomi, lingkungan, transportasi, serta pendidikan dan keamanan warga.

Adu argumen tak terelakan dalam debat. Begitu pula reaksi dari para pendukung, baik di arena debat maupun di posko pemenangan masing-masing calon.

Posted By -Cmg

Debat Cagub DKI : Adik Ahok Ikut Nobar Debat Cagub DKI di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat

Sekarangbaruberita - Adik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ), yaitu Basuri Tjahaja Purnama, ikut menonton bareng pendukung dan relawan Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Debat panas pun sudah beberapa kali terjadi ketika Ahok-Djarot berhadapan dengan dua pasangan lainnya ketika topik pembicaraan soal pembangunan dan program pemberian dana langsung.

"Saya rasa jawaban mereka ( Ahok-Djarot ) adalah jawaban dari mereka-mereka yang sudah pernah berada mendalami dan memperbaiki sistemnya, dan itu sudah on the track", ucap Basuri di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, tadi malam.

"Kalau dibilang tegang atau apa enggak. Malah saya melihat pasangan 1 dan 3 yang agaknya ngawang-ngawang. Karena pemaparan mereka ( Ahok-Djarot ) sudah ada hasilnya", sambungnya kembali.

Basuri yang sejak tadi ikut nobar pun langsung bersama para pendukung dan relawan berharap warga DKI Jakarta melihat hasil kerja yang telah sesuai jalurnya. Dirinya juga akan menyempatkan waktu untuk menonton langsung cagub di Pilkada 2017.

"Jadi sayang sekali kalau warga Jakarta membiarkan orang yang sudah bekerja on the track untuk membenahi Jakarta", tambah Basuri kembali.

"Mudah-mudahan bisa ikut nobar terus, liat situasi dan tugas saya juga", pungkasnya.

Posted by -Cmg