Agen Casino Online Terpercaya

Saturday, February 11, 2017

Bayi Tanpa Nama Selamat di Pelukan Kakeknya yang Tewas Diterjang Longsor


SBB - Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Bangli, ketut Darmaja, menyatakan ada tiga korban bencana longsor di Kintamani yang seamat dan masih dirawat.

Ketiga korban adalah Wayan Budian (18) dan Ni Komang Rista Sari (13) dan seorang bayi laki-laki yang berumur dua tahun tanpa nama. Ketiga pasien masih dirawat.

"Kami menerima ada tidaga yang di rujuk kemarin. Dan kami lakukan perawatan intensif, ujar Ketut darmaja saat dikonfirmasi wartwan pada sabtu (11/2/2017)

Bayi berumur dua bulan itu adalah anak dari Luh Eka (19). Bayi tersebut dirawat karena terluka ringan di kepala dan mengalami dangguan pernapasan.

Sedangkan Wayan Budian mengalami dislokasi pada  persediannya namun sudah diperbaiki. Ada pun korban Rista Sari harus dirawat karena luka ringan di kepala.

"Kalau untuk bayinya mengalami saluran Pnemonia Aspirasi (ganguan pernapasan akibat menghirup bisa debu atau korbandioksida). Waktu kejadia korban kekurangan oksigen,"jelas Ketut Darmaja.

Budian dan Rista Sari merupakan warga Desa Songan. Bapak ibu keduanya meninggal, sedangkan anak Luh Eka, warga Desa Sukawana, selamat dalam pelukan kakeknya ,Made Kawi

"Cucu saya dipelukan suami saya. Pekaknya (kakeknya) tapi meninggal,"ungkap Ni Wayan Swari (55), sistri Made Kawi yang memelukan anak Luh Eka Sehingga selamat.

Bayi dua bulan itu mengalamin sesak napas saat Wartawan menjenguk  di Rumah Sakit Bangli. Di dahi si anak tampak luka.

Rumah Swari di Desa Sukwana, Kintamani, Bangli,Bali,roboh diterjang longsor pada dini hari."Cucu baru ditemukan sekitar pikul 04.00 Wita. Rumah  Saya langsung roboh."papar dia

No comments:
Write comments