Sub News Update - Lima perampok yang biasa beroperasi di kawasan pabrik industri di Kabupaten Bekasi ditembak polisi. Mereka ditembak karena melawan petugas dengan sajam.
Inisial 5 tersangka yang ditangkap polisi dengan cara ditembak adalah M alias J (35), Jal (30), MW (40), E alias K (34), A alias G (29) dan AA (27). Sedangkan satu tersangka berstatus DPO berinsial Ef (27) masih dalam pengejaran.
"Mereka ini memang dikenal sadis dalam aksinya, bahkan setiap aksinya selalu melumpuhkan korban dengan senjata tajam dan air softgun," kata Kasat Reskrim Kabupaten Bekasi, AKBP Rizal Marito kepada Sub News Update Senin (18/9/2017).
"Mereka melakukan perlawanan, anggota terpaksa melumpuhkan dengan tembakan ke betis dan paha," sambung Rizal.
Dari hasil penyelidikan perampokan di salah satu pabrik kawasan MM 2100, Kamis (17/8) dini hari lalu. Mereka membobol lemari brankas berisi Rp 12 juta milik pabrik dan kamera operasional pabrik.
Olah TKP yang dilakukan mendapati ciri pelaku sebagai pemain lama. Tak perlu waktu lama polisi mengidentifikasi tempat persembunyian kawanan perampok di kawasan Bogor dan Bekasi.
"Ini komplotan yang berbeda (pencurian motor Ninja 250 cc), mereka memang spesialis pabrik," sambungnya.
Rizal mengatakan dari hasil penggeledahan, anggota menyita sepeda motor Honda Beat B 4876 FKG, air softgun tipe MP 654K, golok dan dua penutup kepala. Keenam pelaku dijerat pasal pencurian dengan kekerasan.
"Keenam pelaku terancaman hukuman di atas 5 tahun," pungkasnya.
Sebelumnya polisi menangkap kawanan perampok bersenjata di sebuah pabrik bijih plastik di Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Sebelumnya, enam pelaku juga pernah melakukan perampokan di kawasan industri MM 2100 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
"Modus operandi pelaku mengancam dengan senjata tajam dan airsoft gun yang menyerupai senjata api kepada sekuriti dan karyawan PT Iljin Indonesia," ujar Kapolrestro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra kepada Sub New Update Senin (18/9/2017).
No comments:
Write comments