SBB - Cagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) dan Ketum Hanura sekaligus Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (OSO) mengadakan pertemuan tertutup di rumah dinas OSO di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan. Keduanya bertemu sekitar 45 menit.
Menurut OSO, dalam pertemuan yang digelar secara tertutup tersebut, keduanya hanya membicarakan masa lalu mereka. Tidak ada pembicaraan khusus, lanjut OSO.
"Cuma ketawa-tawa dan membicarakan masa lalu," kata OSO seusai pertemuan, Rabu 1 Februari 2017.
Sementara Ahok lebih memilih bungkam. Sesekali Ahok tertawa bersama dengan OSO.
Sebelumnya, Ahok datang ke rumah dinas OSO sekitar pukul 16.30 WIB. Dia datang dengan mengenakan kemeja berwarna biru. Kedatangan Ahok disambut oleh Ketua DPD Hanura DKI, Mohamad "Ongen" Sangaji.
"Kita tetap mendukung apa yang sudah dipilih oleh DPD (Hanura DKI). Harus jaga komunikasi dengan cagub terpilih ini dengan hanura. Jadi ini saya percayakan ke DPD untuk terus mengawal. Kalau perlu, DPP akan turun setiap saat. Ini anak bandel saya suka. Kalo nggak bandel-bandel dikit nggak seru. Saya suka dia, gayanya saya suka apa adanya, aneh tapi nyata," ujar OSO pada Ahok.
"Ini menggambarkan mudanya Ketum kaya apa," canda Ahok.
OSO mengatakan bahwa Ahok adalah juniornya karena memiliki karakter yang sama. Ahok pun mengatakan bahwa keduanya bisa berkelahi karena kesamaan karakter tersebut.
"Ini konsistensi dari Hanura yang telah memilih Ahok sebagai calon gubernur," tutup OSO.

No comments:
Write comments